Untuk kamu yang laptopnya sedang ada kerusakan, pasti bingung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaikinya.
Seperti kita tau, rata-rata biaya servis laptop di Indonesia bisa dibilang tinggi. Apalagi jika kerusakan di laptop hanya bisa diperbaiki dengan cara mengganti hardware atau perangkat di dalamnya.
Setiap jenis kerusakan laptop memiliki biaya perbaikan yang berbeda, disini saya memiliki daftar harga servis laptop dari berbagai sumber. Berikut daftar biaya perbaikan laptop :
Install Ulang
Masalah install ulang biasanya berhubungan dengan sistem operasi, umumnya jika laptop sudah terasa lambat karena terlalu banyak data. Bisa juga jika laptop terkena virus/malware/adware.
Flash Bios
Melakukan flash bios sebenarnya hampir mirip dengan install ulang, karena sama-sama berhubungan dengan sistem operasi. Perbedaannya adalah; install ulang dilakukan dengan menyimpan sistem operasi di hard drive, sedangkan flash bios di motherboard, dan membutuhkan alat khusus.
Ganti Layar Laptop
Umumnya layar laptop harus diganti ketika sudah mulai bergaris, buram, atau bahkan pecah, sehingga mengganggu ketika digunakan.
Ganti Speaker Laptop
Masalah pada bagian speaker bisa disebabkan oleh 2 faktor, yaitu sistemnya (biasanya driver audio bermasalah) atau speakernya itu sendiri.
Ganti RAM
Jika laptop mengeluarkan tulisan "Memory Error" tiap kali dinyalakan, artinya RAM laptop tersebut bermasalah. Baik karena kendur, bergeser, maupun karena rusak dan harus diganti. Ataupun jika ingin menambah kapasitas RAM.
Ganti Keyboard
Biasanya karena faktor pemakaian, tuts keyboard pada laptop akan mengalami aus, hal tersebut adalah indikasi untuk mengganti keyboard pada laptop. Alternatifnya, bisa menggunakan keyboard umum yang dapat dibeli di toko perlengkapan komputer.
Ganti HardDisk
Masalah pada hard disk dapat bermacam-macam, seperti; korup, data/file tiba-tiba hilang, tidak terdeteksi, dll. Biaya servis disini hanya untuk penggantian harddisk, tetapi jika itu berkaitan dengan file dan data (recovery / memunculkan kembali data/file yang hilang) biasanya membutuhkan alat khusus dan biaya servis yang sangat mahal.
Ganti Batre
Seiring pemakaian, batre pada laptop akan mengalami penurunan kinerja yang mengakibatkan berkurangnya kapasitas hingga ketidak mampuan menyimpan daya, hal tersebut akan mengganggu mobilitas pengguna laptop tersebut. Alternatif, jika laptop tidak terlalu sering digunakan secara mobile, pengguna dapat memakai laptop dengan kabel charge yang terus mengisi.
Ganti CD/DVD
Perangkat CD/DVD saat ini sudah jarang digunakan, tetapi adakalanya dibutuhkan perangkat ini. Alternatif, dapat membeli perangkat DVD portable.
Ganti Chipset
Chipset atau Prosessor pada laptop dapat rusak jika; laptop pernah terbentur/terjatuh, jarang dibersihkan, atau memang sudah lama/tua. Kipas pada laptop yang tidak berfungsi juga dapat menyebabkan chipset panas dan terbakar.
Ganti Motherboard
Motherboard adalah komponen utama dalam laptop, sehingga jika terjadi kerusakan harga penggantinya sama dengan harga beli baru laptop tersebut.
Ganti Engsel Layar Laptop
Engsel layar pada laptop dapat rusak/patah biasanya karena pengguna membuka layar laptop hanya dari satu sisi samping (kanan/kiri) saja, bisa juga karena benturan, dan korosi (jarang terjadi).
Ganti Kabel Fleksibel
Ada beberapa titik keberadaan kabel fleksibel pada laptop, biasanya yang sering mengalami kerusakan adalah kabel fleksibel penghubung antara badan laptop dengan layar laptop.
Ganti Kipas
Kipas laptop bunyi bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya karena kotor, banyak debu yang menggumpal, atau karena ada bagian yang patah. Kipas yang tidak berfungsi dapat menyebabkan chipset/prosesor laptop panas dan terbakar.
Ganti Thermal Paste
Thermal paste atau pasta pada laptop sedikit banyak sama seperti pasta yang digunakan pada komputer, fungsinya sebagai peredam panas. Jika sudah lama, biasanya thermal paste akan mengeras dan tidak dapat meredam panas dengan baik.